RENCANA SKRIPSI
|
Nama
|
: Tara Riski Amalia
|
|
NIM
|
: 01217113
|
LATAR
BELAKANG
Ketaatan pada
peraturan kerja yang dimiliki karyawan BPJS Kesehatan Surabaya dinilai masih kurang, seperti
adanya karyawan yang merokok ditempat dilarang merokok pada area umum. Kemudian adanya penggunaan jam
istirahat yang disalah gunakan untuk keperluan lain sehingga membuat waktu
masuk kembali kerja menjadi molor. Maka dari itu jam kerja mereka tidak
dimanfaatkan dengan baik sehingga hasil kerja mereka tidak maksimal. Ketaatan
pada standar kerja juga masih belum diperhatikan secara maksimal oleh karyawan,
seperti saat karyawan meninggalkan ruangan hendaknya mematikan lampu dan AC.
Disiplin perlu
dilakukan suatu perusahaan agar para
karyawan mentaati peraturan atau kebijakan yang dibuat perusahaan. Karyawan
juga mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya,
dapat bertindak sesuai dengan norma-norma yang berlaku, dan karyawan mampu
menghasilkan produktivitas yang tinggi sesuai dengan harapan perusahaan, baik
dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan karyawan mematuhi peraturan
yang telah dibuat oleh perusahaan serta mempunyai disiplin yang tinggi maka
akan menciptakan suasana yang lebih kondusif, sehingga akan berdampak positif
pada aktivitas perusahaan. Oleh karena itu, setiap perusahaan mempunyai harapan
agar karyawan perusahaan dapat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.
Dari faktor-faktor
yang telah dibahas sebelumnya menunjukkan bahwa masalah motivasi dan disiplin
kerja perlu mendapatkan perhatian serius untuk meningkatkan kinerja karyawan
sehingga perlu dilakukan penelitian yang berjudul pengaruh motivasi dan
disiplin kerja terhadap kinerja
karyawan BPJS Kesehatan Cabang Surabaya
| TINJAUAN TEORIS |
|
TINJAUAN
EMPIRIS
|
||
|
1.
|
Motivasi terbentuk dari sikap (attitude) karyawan
dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan. Menurut Mangkunegara (2007),
“Motivasi merupakan kondisi / energi yang menggerakkan diri karyawan yang
terarah / yang tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan”.
|
1.
|
Peneliti : Ridwan Isya Luthfi
“ PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Pada PT
Elsiscom Prima Karya,Kantor Perwakilan Surabaya)”
Jurnal Studi Administrasi Universitas Brawijaya Vol. 13 No. 1 Agustus 2014
Hasil penelitian :
Hasil Penelitian yang dilakukan di PT Elsiscom Prima Karya, Kantor
Perwakilan Surabaya melalui analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata
dari responden menilai Motivasi yang terdiri dari Kebutuhan Eksistensi,
Kebutuhan Hubungan Sosial, Kebutuhan Pertumbuhan serta Kinerja Karyawan sudah
tergolong baik
|
|
|
2.
|
Menurut
Hasibuan, 2009:212,
Banyak yang mengartikan disiplin itu bilamana karyawan selalu
datang serta pulang tepat pada waktunya. Pendapat itu hanyasalah satu yang
dituntut oleh organisasi. Oleh karena itu kedisiplinan dapat diartikan
sebagai tingkah laku yang tertulis maupun yang tidak tertulis
|
2.
|
Peneliti : Prastika Meilany
“PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP
KINERJA KARYAWAN (Kasus Bagian Operasional PT. Indah Logistik Cargo Cabang
Pekanbaru)”
Jurnal Studi Studi
Administrasi Bisnis FISIP Universitas Riau Vol. 2 No. 2 Oktober 2015
Hasil penelitian :
Disiplin yang diterapkan PT. Indah Logistik Cargo cabang Pekanbaru
tergolong dalam kategori setuju. Hal ini berarti penerapan disiplin kerja
yang diterapkan oleh PT. Indah Logistik Cargo cabang Pekanbaru membuat
karyawan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan. Hal
ini berkaitan erat dengan pengaruh kinerja karyawan, apabila disiplin kerja
dapat dijalani maka semangat kerja mereka akan lebih baik.
|
|
|
3.
|
Menurut
Rivai dan Basri (2005) Tujuan dari sebuah hasil kinerja adalah:
1) Kemahiran dari kemampuan
tugas baru diperuntukan.
2) Untuk perbaikan hasil
kinerja dan kegiatannya.
3) Kemahiran dari pengetahuan
baru dimana akan membantu karyawan dengan pemecahan masalah yang kompleks
atas aktivitas membuat keputusan pada tugas.
4) Kemahiran atau perbaikan
pada sikap terhadap teman kerjanya dengan satu aktivitas kinerja.
5) Target aktivitas perbaikan
kinerja.
6) Perbaikan dalam kualitas
atau produksi.
7)
Perbaikan dalam waktu atau pengiriman
|
3.
|
Peneliti : Ririn Nur Indah Sari
“Peningkatan kinerja pegawai
melalui kepuasan kerja dan disiplin kerja”
Jurnal Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Pendidikan Indonesia Vol. 1, No. 1, Agustus 2016
Hasil
penelitian :
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh yang cukup kuat dari kepuasan kerja terhadap kinerja
pegawai, terdapat pengaruh yang kuat dari disiplin kerja terhadap kinerja
pegawai, serta terdapat pengaruh kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap
kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan.
Kepuasan
kerja dan disiplin kerja merupakan dua faktor yang berpengaruh terhadap
kinerja. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kinerja pegawai terlebih dahulu
harus meningkatkan faktor-faktor penyebab peningkatan kinerja. Dalam hal ini
yaitu kepuasan kerja dan disiplin kerja. Pendisiplinan pegawai harus lebih
konsisten menekankan sanksi yang tegas bagi para pegawai yang melaggar aturan
yang berlaku dalam organisasi
|
|
Landasan teori
Penelitian terdahulu
GAP
1. Peneliti : Ridwan Isya
Luthfi “ PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA
KARYAWAN (Studi Pada PT Elsiscom Prima Karya,Kantor Perwakilan Surabaya)”
-
Berdasarkan hasil
penelitian, dijelaskan bahwa Kebutuhan Eksistensi (X1), Kebutuhan Hubungan
Sosial (X2), dan Kebutuhan Pertumbuhan (X3) secara bersama-sama memberikan
kontribusi terhadap Kinerja Karyawan (Y) sebesar 54,9% sedangkan sisanya
sebesar 45,1% merupakan kontribusi dari faktor yang lain yang tidak dibahas
dalam penelitian ini
2.
Peneliti : Prastika
Meilany “PENGARUH
DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Kasus Bagian Operasional PT. Indah
Logistik Cargo Cabang Pekanbaru)”
-
Berdasarkan hasil
penelitian dan kajian yang telah diuraikan sebelumnya hasil pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan terdapat
pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.
Dimana t hitung lebih besar dari t tabel, maka hipotesa yang menyatakan
terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dapat diterima.
3. Peneliti : Ririn Nur Indah Sari “Peningkatan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja dan
disiplin kerja”
-
Dari perhitungan
koefisien determinasi dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh kepuasan kerja
dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai sebesar 38,14% sedangkan 61,86%
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
RUMUSAN
MASALAH
Penulis merumuskan beberapa masalah sebagai berikut :
1. Masih banyak karyawan yang
bekerja belum sesuai standar.
2. Jumlah SDM yang tersedia masih
kurang memadai.
3. Hasil dari kinerja karyawan
masih fluktuatif dan kurang maksimal.
4. Motivasi bekerja yang dimiliki
karyawan masih rendah.
5. Kurangnya
pengawasan dalam penegakan peraturan-peraturan untuk meningkatkan disiplin
karyawan
|
Pendekatan
Penelitian
|
kuantitatif
|
Populasi/Sampel
|
80 orang
karyawan BPJS Kesehatan
Cabang Surabaya
|
|
Obyek
Penelitian
|
BPJS Kesehatan
Cabang Surabaya
|
Jenis
Data
|
Primer dengan pengumpulan data Kuisioner
|
|
Unit
Analisis
|
Karyawan
BPJS Kesehatan Cabang Surabaya
|
Teknik
Analisis
|
analisis
regresi linier berganda dan menggunakan alat bantu berupa software
komputer program SPSS
|